Cara Beternak Burung Lovebird Bagi Pemula

Burung lovebird sekarang ini lagi booming di indonesia. Burung yang berasal dari benua afrika ini selain mempunyai warna yang indah pada bulunya juga bunyi yang khas yang biasa disebut ngekek oleh kicau mania nusantara. Tidak salah sekarang banyak orang yang mencoba budidaya ternak burung ini selain dibuat hobi juga bisa dibuat bisnis yang menguntungkan.

tips ternak burung lb lovebird » Cara Beternak Burung Lovebird Bagi Pemula

Pada kesempatan ini saya membagikan pengalaman tentang berternak burung lovebird bagi seorang pemula. Dan faktor yang perlu di perhatikan dalam berternak.

1. Siapkan kandang.
Untuk tahap pertama siapkan kandang. nah disini kita mau beternak berapa pasang ? Trus mau beternak sistem koloni atau perpasang. kalau pakai sistem koloni itu biasanya kandangnya lebih besar soalnya burung dilepas semua jadi satu untuk mencari pasangannya sendiri. Biasanya ukuran kandangnya panjang 2 meter,lebar 1,5 meter dan tinggi 2 meter. kalau sistem perpasang kita menggunakan kandang pok pok,an yaitu ukuran panjang 50 cm,lebar 40 cm dan tinggi 50 cm. dan masukkan juga tempat buat bertelurnya kotakan dari kayu yang biasa disebut glodok ukuran 20×20×25 dan serutan dari kayu buat sarangnya nanti.

2. Pilih lovebird sepasang yang sehat dan berkualitas.
Untuk tahap yang kedua ini kamu harus mengetahui jenis kelamin dari masing masing lovebird jangan sampai salah menjodohkan antara lovebird kelamin jantan dengan lovebird jantan nanti sampai kapan pun gak bisa bertelur atau lovebird betina dengan betina ini bisa bertelur tapi embrio dalam telur zonk atau kosong jadi tidak bisa menetas walaupun dierami. untuk usia lovebird yang siap diternak minimal 7 s/d 8 bulan.

3. Pantau proses penjodohan.
Untuk proses ini kita butuh waktu agak sibuk untuk pantau apakah udah jodoh apa belum. nah biasanya ciri ciri lovebird sudah jodoh di kandang tidak bertengkar,suap suapan makan dan tidur satu glodok bersama. dan ciri ciri lovebird belum jodoh sebaliknya sering bertengkar,mengejar satu dengan lainya dan menjaga jarak

4. Pemberian makan.
Pemberian makan yang bergizi dan sehat ini sangat mempengaruhi lovebird untuk cepat bertelur. Di samping makanan pokok seperti milet,cannary seed. ada juga di kasih sayuran seperti kangkung dan jagung.

5. Proses pengeraman.
Setelah lovebird sudah bertelur selanjutnya proses pengeraman ini berlangsung kurang lebih selama 21 hari dan telur menetas. saat proses pengeraman usahakan glodok jangan sering di buka karena indukkan merasa terganggu sehingga indukkan sering keluar glodok dan akibatnya telur sulit untuk menetas.

6. Pengambilan anakkan dan memberi makan.
Untuk telur yang sudah menetas usahakan cindil diberi makan oleh indukkannya saja selama 14 hari, setelah itu kita bisa mengambil dari sarangnya untuk kita kasih makan dengan bubur bayi dengan cara disepet dengan suntikan setiap 4 jam sekali.

7. Proses penjemuran indukkan.
Setelah proses pengeraman selama 21 hari itu menguras stamina indukkan dan ini harus dipulihkan lagi dengan cara indukkan diambil ditaruh kandang kapsul, dimandikan, dijemur dan diberikan ekstra fooding seperti jagung. dan proses ini dilakukan selama 3 sampai 4 hari sebelum dimasukkan ke kandang untuk diternak kembali.

Demikian ulasan cara beternak lovebird yang saya alami berdasarkan pengalaman saya. Semoga bermanfaat dan sukses. Salam kicau mania ## ARTU BC ##